Dia
Awalnya biasa saja, bahkan aku sama sekali tidak perduli kehadirannya. Dia sama saja dengan pendatang baru yang lainnya, tidak ada hal menarik secara kasat mata darinya. Terkadang aku bahkan lupa dengan namanya. Aku jarang sekali melihatnya secara langsung, kita bekerja di satu gedung yang sama, tetapi di ruangan yang berbeda. Secara otomatis kita akan jarang sekali bertemu secara langsung. Sebelum mengenalnya dia terlihat sangat biasa saja. Kemudian, kita saling menjalin pertemanan di dunia maya. Di wadah yang hampir semua orang memakainya. Dari situlah aku mulai mengenal dia. Bertemu pertama kali di dunia nyata, namun mengenal di dunia maya. Semua berawal dari sebuah lagu milik band zaman dulu, bahkan ketika lagu itu diluncurkan, aku belum hadir ke dunia ini. Entah sangat kebetulan atau memang sudah Tuhan rencanakan ternyata dia memiliki selera musik yang sama denganku. Lagu itulah yang membuatku sedikit memiliki keinginan untuk mengenalnya. Tidak ada maksud lebih, hanya ing...